Sepertinya terlalu banyak ketawa boleh mengundang duka.
Ingat pesan orang-II tua..
Dimarahnya kita bila terlalu bersuka, katanya..
"Jangan suka sangat, menangis tuh karang"..
Kalau dimarah, adalah sebabnya.
Mereka kan orang dewasa, lebih dulu makan garam katanya..
Ceritanya,
Seperti terdetik di hati tiap kali aku ketawa tahap tiada batasnya.
"Suka sangat aku nih, nk nangis lah nih jap lagi"
Setiap kali bisik itu datang, Istighfar terus terucap di bibir.
Bukan apa, beringat cuma..
Tanpa disangka, jarang sekali naluri hatiku salah meneka..
Dengan tak semena-mena..
Air mata aku jatuh tanpa diduga..
Tapi kali ini lain sebabnya.
Malah air mata syukur yang aku titiskan..
Aku tak tahu apa mungkin Allah da menjawab doa aku selama nih..
Rasa tubir mata berair lagi..
Syukur aku panjatkan, jika ini yang terbaik..
ALHAMDULILLAH aku ucap tanda senang dengan apa yang dikurnia.
Terima kasih.
Moga doa dalam hati diperkenan.
Moga tercapai apa yang dicita-citakan..
Moga niat yang baik itu dipermudahkan..
In shaa Allah, AMIN...
~Tangis syukur, ALHAMDULILLAH.



